Senin, 6 Okt lalu adalah hari terakhir liburanku di Jogja, karena malam itu juga aku harus kembali ke Jakarta, kembali pada rutinitas kerja dan penatnya kota Jakarta. Setelah melalui diskusi panjang, halahhh…ngarang banget…kami sekeluarga ga pernah diskusi panjang untuk urusan makan. Hayuk ajah…
Berbekal info adanya resto baru yang asik untuk keluarga dari pakdhe, berangkatlah kami siang itu ke Banyumili resto yang terletak di dalam Griya Mahkota Regency di Jl. Godean km 4.5 Yogyakarta.
Banyumili sendiri dalam bahasa jawa artinya banyu = air; mili = mengalir, sehingga nama resto tersebut berarti air mengalir. Sesuai dengan namanya, di dalam resto tersebut memang berlimpah air. Sesuai dengan papan nama yang terpampang di depan, Banyumili resto & country club, resto ini terbagi menjadi 3 bagian resto 1, joglo dan lesehan. Resto ini dilengkapi dengan dua kolam renang plus air mancurnya yang menawan, serta meja makan dengan kursi santai berpayung di sekeliling kolam.

air mancur di kolam renang dewasa

kolam renang anak-anak ~ itu adekku dan Rafi, ponakan

gaya lucu Rafi di patung hiu genit berwarna biru ~ he… tetep ada akyu
background belakang adalah resto
Di bagian bawah, menuruni tangga batu, terdapat danau buatan dengan sebuah pulau di tengahnya. Di sekeliling danau terdapat gubug-gubug yang bisa digunakan untuk memancing sambil makan membuat suasana pedesaan nan sejuk semakin terasa.
Aku sekeluarga memilih salah satu gubug di tepi danau. Karena jarak antara gubug di tepi danau cukup jauh dari dapur, pemesanan dilakukan dengan menghubungi no telp. yang terpampang di gubug. Siang itu kami memesan menu special resto tersebut, gurame bakar, udang bakar madu dan kepiting saus tiram dengan pelengkap sambel terasi dan tumis kangkung. Sayangnya kelapa muda kesukaanku sudah habis, jadi kami hanya memesan es jeruk, teh botol dan coca-cola. Meski harus menunggu lama, tetapi pemandangan danau dengan dua jembatan penghubung ke pulau kecil di tengah dan sungai buatan yang cantik membuat kami tidak terlalu bosan menunggu datangnya makanan, karena kami bisa berfoto-foto ria dan menikmati semilir angin di tepi danau.

danau dengan dua jembatan penghubung ke pulau? di tengah danau dan gubuk-gubuk tempat makan yang nyaman

bersama bapak, ibu dan Rafi di gubug kami ~ adek yg foto, jadi dia ga ada

nah itu adek di sungai buatan antara kolam renang yg terletak di atas dan danau di bawah ~ he…gaya andalan V menurun pd ponakan

sungai buatan yg lebih besar di sebelah danau ~ he… ada dewi penunggu sungai

fungsi lain jembatan adalah sebagai tempat bergaya ~ berasa foto jadul ga siy?
Akhirnya makanan pun datang juga. Gurame bakar kesukaan Bapak mendapatkan nilai hampir sempurna dan beliau sangat puas meski masih terasa kurang karena ukuran ikan gurame besarnya, tidak sebesar yang kami bayangkan
Udang kesukaanku jadi sangat enak dengan bumbu madunya yang pas. Kami pernah makan di resto lain yang udang bakar madunya terlalu manis jadi malah eneg. Dan meski datang terlambat, karena itu adalah pesanan susulan, kepiting saus tiram jadi rebutan kami bertiga, aku, Bapak dan adek. Ibu sudah kekenyangan dan tidak suka melihat kepiting yang hanya tampak cangkang yang menurut ibu tidak ada yang bisa dimakan
Di Banyumili Resto juga terdapat permainan Remote Control Boat dan Aero Modelling serta wifi. Hemmm, lain kali akan kubawa Cheryl kesana. Membayangkan bisa duduk di tepi danau sambil blogwalking dan chatting, pasti sangat menyenangkan.
So, jika anda sedang berlibur di Jogja dan ingin merasakan suasana baru menikmati liburan datang saja ke Banyumili resto & country club. Info selengkapnya bisa diakses di sini.
Salam Kenal,
Makasih Referensinya. Kapan2x disamperin kali yach
saya kesana cuma pas urusan proposal minta dana…..
tapi khan bukan berati banjir tho???
WOW…..kalo lihat photo-nya tempatnya luar biasa buanget ya. Kayanya keliling dunia blom ada yang se-SIP BanyuMili. Denger namanya aja udah silir…..